Indosat Dukung Pemerintah Blokir Aplikasi Telegram

Salah satu upaya pemerintah untuk memberantas terorisme dilakukan melalui jalan komunikasi. Aplikasi yang dinilai menjadi jalur komunikasi pelaku terorisme pun diblokir. Pemblokiran dilakukan dengan bantuan provider yang ada di Indonesia.

Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Deva Rachman, mengatakan Indosat Ooredoo dalam menjalankan oeprasional bisnisnya, senantiasa mengikuti peraturan yang berlaku di Indonesia.

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Alexander Rusli mengatakan, pihaknya mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Terkait adanya pemblokiran Telegram oleh pemerintah lewat Kementerian Kominfo karena situs mengandung konten ilegal menurut UU ITE, kami menyatakan mengikuti arahan dari Kominfo dan mendukung kebijakan tersebut,

“Kami mendukung langkah pemerintah untuk mengurangi terorisme. Menurutnya, saat ini Indosat sedang menunggu arahan dari Kemenkominfo untuk melakukan pemblokiran pada aplikasi. “Kalau yang website kan sudah. Kominfo tidak perlu minta tolong operator, sudah efektif. Kalau aplikasi kami tunggu guidance detail Kominfo,” terangnya.

Ia menambahkan, pemblokiran Telegram tidak akan menjadi masalah. Karena pemblokiran itu tidak sama sekali mempengaruhi traffic Indosat.

Diberitakan sebelumnya, Kominfo telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram.

Dipaparkan 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram meliputi t.me, telegram.me, telegram .org, core.telegram .org, desktop.telegram .org, macos.telegram .org, web.telegram .org, venus.web.telegram .org, pluto.web.telegram .org, flora.web.telegram .org, dan flora-1.web.telegram .org.

Dengan demikian, pemerintah baru memblokir Telegram versi website bukan yang aplikasinya. Sampai saat ini, pemerintah belum menentukan sikap, apakah turut memblokir atau tidak untuk aplikasi Telegram.

Seperti diketahui, keamanan privasi aplikasi Telegram menjadi alasan teroris gemar menggunakannya. Komunikasi berbagai aksi terorisme lancar dijalankan menggunakan Telegram. Keunggulan Telegram dalam hal privasi dan sekuriti membuatnya berhasil merengkuh hingga 100 juta pengguna pada tahun lalu.

Nama Counter : Indosat Blokir Aplikasi Telegram 

Kembali

Rek.Bank

Bank Mandiri
139-00-1051208-9

Bank BNI
019-4127-774

Bank BCA
046-1073-408

Bank BRI
0077-01-009130-53-0

Bank Syariah Mandiri
1-777-038-456

Semua an. Dwi Sartika

Kontak Kami

0821-3834-7789
(WhatsApp / Telegram)
0281-640-860
(Telp.Kantor)

 

Email:
admin@voucher-pulsa.net
Google+

Alamat:

UD. MAKMUR MANDIRI
Jln. Pekih No.290 Sokanegara
Purwokerto JAWA TENGAH-53115

Copyright © 2009