Cilacap Terancam Bencana Kekeringan

Sebanyak 61,933 jiwa terancam bencana kekeringan seiring berjalannya musim kemarau di Kabupaten Cilacap. Puluhan ribu jiwa tersebut terbagi dalam 20.946 Kepala Keluarga (KK) di 14 kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Drs Tri Komara Sidhy W MM mengatakan, 61.933 jiwa yang terdampak kekeringan tersebut bermukim di Kecamatan Kawunganten, Bantarsari, Patimuan, Gandrungmangu, Jeruklegi, Kesugihan, Cipari, Kampung Laut, Karang Pucung, Kedungreja, Adipala, Wanareja, Cimanggu dan Majenang.

“Terbanyak ada di Kecamatan Patimuan,” ujarnya. Dia menjelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau tahun ini merupakan jenis kemarau normal. Ilustrasi/DOK/Radar Banyumas Berbeda dengan musim kemarau panjang pada tahun 2015 dan musim kemarau basah 2016 lalu.

Artinya, kemarau pada tahun ini waktunya tidak akan terlalu panjang dan lama. Diperkirakan untuk tahun ini kemarau sudah selesai Oktober mendatang. Menurut dia, melalui kerjasama dengan PDAM, kekeringan di Cilacap cenderung bisa teratasi.

Dengan dua unit armada tangki masing-masing berkapasitas 3000 liter dan suplai air yang lancar dari PDAM, dampak yang ditimbulkan dari bencana kekeringan bisa diminimalisir. “Bahkan sebelum bulan puasa lalu, kami sudah mendroping 6 tangki ke Desa Binangun, Bantarsari dan Desa Grugu, Kawunganten.

Intinya BPBD Cilacap sudah siap untuk mengantisipasi kekeringan di Cilacap, terutama pada daerah-daerah yang menjadi langganan kekeringan seperti Kawunganten, Bantarsari dan Kawunganten,” imbuh Tri Komara. Sementara itu, warga Desa Binangun Baru Kecamatan Bantarsari, kini kembali merasakan dampak kemarau.

Stok air bersih yang ada di tempat penampungan mulai berkurang drastis setelah intensitas hujan menurun drastis. Sejumlah warga, terutama yang berada jauh di pelosok dusun, sudah merasakan kesulitan air bersih saat menjelang lebaran lalu. Wilayah yang mengalami kesulitan air bersih itu ada di Dusun Gocea dan Binangun Baru.

“Warga sekarang sudah mengeluhkan sulit mendapatkan air bersih,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara melalui Kepala UPT BPBD Sidareja, Agus Sudaryanto.

 Dia mengatakan, warga di 2 dusun itu sudah memberitahukan kesulitan ini kepada petugas BPBD, baik secara lisan maupun melalui pesan singkat. Mereka berharap agar ada bantuan dari pemerintah atau instansi terkait untuk menyalurkan bantuan air bersih.

“Sudah ada yang ngomong langsung atau sms,” kata dia. Menurut dia, keluhan warga ini sudah dilaporkan ke induk BPBD di Cilacap. BPBD Kabupaten dipastikan siap untuk mengirimkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan dan akan dilakukan secara berkala.

Untuk saat ini, BPBD masih menunggu surat resmi dari Pemerintah Desa Binangung Baru. Meskipun sebelumnya, surat tersebut sudah pernah dilayangkan dan ditindak lanjuti dengan pengiriman air bersih. “Dulu sudah kirim surat dan sudah ada droping air bersih,” jelasnya. Dia menambahkan, di Dusun Gocea terdapat kurang lebih 95 Kepala Keluarga (KK).

Sementara di Dusun Binangung Baru terdapat 175 KK dan tersebar di penjuru dusun. Selama ini, warga mengandalkan air bersih yang berada di penampungan milik tiap keluarga. Kemarin, pihaknya mendapatkan laporan adanya bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Cilacap dan ditujukan untuk warga Dusun Gocea. “Hari ini (kemarin) ada bantuan air bersih dari PMI,” ungkapnya.

Camat Bantarsari, Budi Narimo mengakui, warga Desa Bingangun Baru sering mengalami kesulitan air bersih tiap musim kemarau. Faktor geografis ikut memberikan pengaruh besar terhadap kesulitan ini karena lokasi Binangung Baru sudah dekat dengan garis pantai. Hal ini mengakibatkan air tanah kerap terasa asin hingga tidak bisa dikonsumsi. “Karena sudah dekat dengan pantai hingga air jadi asin,” ujarnya.

Nama Counter : http:// radarbanyumas. co. id/warga cilacap terancam kekeringan/ 

Kembali

Rek.Bank

Bank Mandiri
139-00-1051208-9

Bank BNI
019-4127-774

Bank BCA
046-1073-408

Bank BRI
0077-01-009130-53-0

Bank Syariah Mandiri
1-777-038-456

Semua an. Dwi Sartika

Kontak Kami

0821-3834-7789
(WhatsApp / Telegram)
0281-640-860
(Telp.Kantor)

 

Email:
admin@voucher-pulsa.net
Google+

Alamat:

UD. MAKMUR MANDIRI
Jln. Pekih No.290 Sokanegara
Purwokerto JAWA TENGAH-53115

Copyright © 2009